Tampilkan postingan dengan label ActualHolic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ActualHolic. Tampilkan semua postingan
Ditengah kecemasan terhadap penyebaran virus FLU BABI ,dunia dikejutkan dengan insiden di Swiss .Kotak berisi contoh H1N1 yang menewaskan 152 korban dan menginfeksi 2.000 orang lebih di meksiko itu meledak dalam kereta yang menuju Pusat Flu Nasional Swiss di Jenewa .Padahal sampel tersebut akan diteliti lebih lanjut.Seperti dilaporkan Reuter ,ledakan itu timbul karena kelaian petugas yang membawa kotak tersebut.petugas itu salah meletakan es ,sehingga timbul reaksi dan meledak.Es tersebut digunakan untuk menjaga sampel tersebut agar tetap dingin.insiden itu terjadi setelah kereta berjalan beberapa jamdari Zurick menuju Jenewa.
Mengutip dari sejumlah ahli virus ,polisi memastikan bahwa ledakan virus itu tidak akan beresiko pada manusia.meski demikian ,61 penumpang langsung diperiksa dipastikan agar tidak terinfeksi.George Hatlh, juru bicara WHO ,menyatakan bahwa itu bukan cara efektif untuk mencegah meluasnya flu babi ,menurut Who orang yang terinfeksi tidak akn menunjukan gejala dibandara atau di jalur perbatasan.jadi penmpatasan perjalanan seperti yang dilakukan pada virus SARS tidak akan efektif,”tegas Hartlh
Dia punya usul lain yang lebih efektif untuk saat ini.”kalau sudah merasa sakit ,sebaiknya anda tidak berpergian,pada kasus apapun,kemanapun,” tuturnya.
Kian hari jumlah negara yang warganya diduga atau sudah dikonfirmasi tertular semakin bertambah.Semua benua sudah terkena .Di asia ,misalnya ,satu kasus yang terkena flu babi terjadi di korea selatan kemarin.
Sumber : Jawa pos
30 April 2009
//
Label:
ActualHolic
//
1 komentar
//
Demikianlah Quick count pemilu 9 april 2009,hasil sementara jam 3 sore lebih dikit tanggal 9 april:
Read more
LSI (1)
Demokrat 17,9%
Golkar 15,8%
PDIP 15,7%
PKS 6,7%
PKB 6,7%
LSN
Demokrat 24,81%
Golkar 15,36%
PDIP 9,64%
PKS 9,46%
PPP 6,77%
Gerindra 4,82%
PAN 4,36%
PKB 4,23%
Hanura 4,16%
PDS 1,54%
LSI (2)
Demokrat 19,69%
PDIP 15,51%
Golkar 15,10%
PKS 8,73%
PAN 6482%
PKB 5,07%
PPP 4,67%
Gerindra 4,05%
Hanura 3,40%
PKPB 1,60%
CIRUS
Demokrat 12,2%
PDIP 10,12%
Golkar 9,15%
PKS 4,25%
PAN 3,7%
PPP 3,41%
PKB 3,39%
Gerindra 2,47%
Hanura 2,3%
PKNU 0,82%
ada juga di:
http://www.metrotvnews.com/
Demokrat 17,9%
Golkar 15,8%
PDIP 15,7%
PKS 6,7%
PKB 6,7%
LSN
Demokrat 24,81%
Golkar 15,36%
PDIP 9,64%
PKS 9,46%
PPP 6,77%
Gerindra 4,82%
PAN 4,36%
PKB 4,23%
Hanura 4,16%
PDS 1,54%
LSI (2)
Demokrat 19,69%
PDIP 15,51%
Golkar 15,10%
PKS 8,73%
PAN 6482%
PKB 5,07%
PPP 4,67%
Gerindra 4,05%
Hanura 3,40%
PKPB 1,60%
CIRUS
Demokrat 12,2%
PDIP 10,12%
Golkar 9,15%
PKS 4,25%
PAN 3,7%
PPP 3,41%
PKB 3,39%
Gerindra 2,47%
Hanura 2,3%
PKNU 0,82%
ada juga di:
http://www.metrotvnews.com/
09 April 2009
//
Label:
ActualHolic
//
1 komentar
//
LONDON - Sebuah jembatan es di Antartika yang menahan lapisan es sebesar wilayah Jamaika patah, dan ini memperbesar kekhawatiran soal dampak pemanasan global.Ada indikasi baru bahwa lempengan hamparan es itu mungkin akan segera terlepas dari Antarktika. Gambar-gambar satelit terbaru dari Badan Angkasa Eropa (ESA) menunjukkan bahwa salah satu jembatan es yang menghubungkan lempeng Wilksin dengan dua pulau yang berdampingan telah runtuh.
Para ilmuwan mengatakan, pemanasan global menyebab ambruknya jembatan es tersebut. Lempeng itu telah mengalami penyusutan sejak tahun 1990-an, tapi ini kali pertama kehilangan salah satu penghubung yang menahannya tetap di tempat.
Survei Kutub Selatan Inggris (British Antarctic Survey) menyatakan, enam lapisan es di bagian yang sama benua itu telah hilang. Sebuah foto satelit ESA menunjukkan gunung-gunung es baru tercipta yang mengapung di laut di belahan barat semenanjung Antarktika yang menonjol dari benua itu ke arah ujung selatan Amerika Selatan.
"Sangat mencengangkan bagaiman es itu pecah," kata David Vaughan, glasiologis pada British Antarctic Survey, seperti dikutip kantor berita Reuters. "Dua hari lalu, dia masih utuh. Kami menunggu lama untuk melihat ini," tambah Vaughan.
Profesor Vaughan berdiri di atas jembatan es itu bulan Januari untuk menempatkan pelacak GPS untuk memantau pergerakan. Meski patahan itu tidak memengaruhi permukaan laut, ini memperbesar kekhawatiran soal dampak perubahan iklim di bagian Antarktika tersebut.
Menurut ilmuwan, Semenanjung Antarktika telah mengalami pemanasan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam masa 50 tahun terakhir. Beberapa lapisan es menyusut dalam 30 tahun terakhir, enam dari jumlah itu ambruk total.
06 April 2009
//
Label:
ActualHolic
//
0
komentar
//
BARACK Obama terhindar dari petaka. Seorang pria kelainan mental Amerika Serikat keturunan Ethiopia mengirimi dia surat berisi cairan darah yang terinfeksi HIV. Untung, sebelum sampai ke tangan presiden kulit hitam pertama Negeri Paman Sam itu, petugas Gedung Putih sudah mengamankan surat tersebut.Kejadian itu sebenarnya berlangsung dua bulan lalu, tapi baru kemarin dibuka ke media. Seperti dilaporkan CNN kemarin (28/2), pengirim surat itu Saad Bedrie Hussein berkilah bahwa dirinya pengagum berat Obama. Dia menegaskan tak berniat mencelakakan.
Hussein mengalamatkan surat itu ke Illinois Department on Aging di Springfield, Negara Bagian Illinois. Di dalamnya dilampirkan foto dirinya, tiket izin masuk ke pesta kemenangan Obama di Grant Park, Chicago, serta enam kartu indeks berisi tulisan dan cairan kemerah-merahan. Surat itu terkirim pada 27 Desember cap pos dan ditulis dalam bahasa Ethiopia. Niat Hussein mengirimkan surat itu agar dibantu mendapatkan tiket pelantikan Obama 20 Januari laluKetika dibuka petugas dua hari kemudian, juga terdapat bubuk berwarna oranye. Ketika diinterogasi petugas pada 29 Desember, Hussein mengaku tak tahu-menahu soal bubuk tersebut. Setelah diteliti, ternyata itu bubuk campuran minuman. Soal cairan merah, Hussein yang memang pengidap HIV mengaku itu darahnya. (ape/ttg)
01 April 2009
//
Label:
ActualHolic
//
0
komentar
//
Terkuaknya tabrakan dua kapal selam canggih HMS Vanguard milik Inggris dan Le Triomphant Prancis memantik kemarahan publik kedua negara. Petaka tengah malam antara 3 dan 4 Februari lalu di Samudera Atlantik itu dianggap sebagai kecerobohan terbesar. Apalagi, masing-masing kapal sama-sama mengangkut bom nuklir yang bila disatukan setara dengan 1.248 bom penghancur Hiroshima pada akhir Perang Dunia II.Begitu kapal berlabuh di negara masing-masing, politisi kedua negara langsung memberondongkan pertanyaan pedas kepada masing-masing petinggi kapal. Yang paling heboh terjadi di Inggris. Harian berpengaruh The Independent menulis di halaman depan; ''So, Admiral, what have you got to say about the nuclear submarine crash?'' ("Jadi, Laksamana, apa lagi yang akan Anda katakan tentang kecelakaan kapal selam nuklir?'').Para politikus terutama menyoroti standar perlindungan salah satu kapal terbesar dengan berat 16 ribu ton dan panjang 150 meter itu. Yang terjadi di Prancis kurang lebih sama. Akibat benturan, kapal selam Prancis berberat 14.335 ton tersebut harus dibengkelkan sekitar empat bulan.
31 Maret 2009
//
Label:
ActualHolic
//
0
komentar
//
Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, itu kalau dilihat dari segi jumlah penduduknya. Tapi kalau dilihat dari segi jumlah pelaksanaan Pemilu maka Indonesia nomor satu. Maka dari itu saya berani katakan bahwa Indonesia adalah negara paling demokratis di dunia. Karena semua berprinsip “dari rakyat untuk rakyat” Presiden dan wakil Presiden dipilih langusng oleh rakyat, Gubernur, walikota, Bupati semua dipilih oleh rakyat. dibanding di India, Perdana menterinya hanya dipilih oleh 500 anggota DPR.Namun demikian, kalau mau dilihat dari jumlah anggaran yang digunakan, maka Pemilu kita juga yang paling mahal. Belum lagi ditambah kekisruhan sosial yang sering terjadi pada hampir semua Pilkada. Di ternate sampai-sampai perekonomian tidak jalan karena konflik PILKADA yang berkepanjangan. Hal ini disebabkan karena sistem Pemilu kita yang tidak efesien Kalau mau dihitung jumlah frekuensi rakyat ke TPS bisa mencapai 7 kali dalam 5 tahun. Pemilihan Bupati Bupati/Walikota 1 kali, Gubernur 1 kali, DPD 1 kali, Presiden 1 kali. Dan sering kejadian pemilihan Bupati/walikota dan Gubernur, bisa sampai dua putaran demikian juga dengan Pilpres. jadi bisa sampai 7 kali. Apalagi kalau ditambah Lurah dipilih lagi lewat TPS, maka bisa 8 kali, betapa tidak efesiennya sistem pemilu kita.Apalagi di Indonesia Pemilunya masih sangat manual, sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1955 sampai saat ini, belum ada terjadi perubahan signifikan pada sistem pemilu kita,nhanya perubahan dari coblos ke contreng. Tapi semua masih manual, Kalau di Amerika juga di India, orang sudah paperless, tanpa surat, tanpa kertas lagi, semua sudah komputerisasi. Kalau di Indonesia kepercayaan terhadap teknologi masih kurang, kita selalu mencurigai sistem IT. Akhirnya semua dikerjakan dengan cara manual, satu persatu dihitung, diteken kiri-kanan. Padahal untuk beli kertas saja negara harus mengeluarkan dana sampai triliunan rupiah.
Jangan sampai negara kita bangkrut karena sistem Pemilu kita yang tidak efesien. Apalagi sekarang kan tahun krisis, jadi kita harus berhemat. kalau uang kita habis, kita tidak punya tempat berutang lagi karena semua negara pemberi pinjaman lagi kesusahan karena krisis. Jangan sampai pasca Pemilu, pendidikan menjadi susah, kesehatan menjadi susah, pembangunan infrastruktur tidak jalan karena semua uang sudah kita habiskan untuk pelaksanaan pemilu.
Untuk itulah semenjak tahun lalu, saya sebagai Wakil Presiden, sudah meminta MENDAGRI untuk segera menyusun sistem pemilu yang lebih terkoordinasi untuk masa yang akan datang. Tidak perlu Rakyat harus ke TPS 8 kali dalam 5 tahun, Cukup 3 kali lah dalam lima tahun. Dan saya sebagai ketua Golkar meminta kepada semua Anggota DPR dari Golkar untuk melakukan hal yang sama. Itulah enaknya menjadi wakil Presiden dan Ketua Umum Partai, jadi bisa mengatur eksekutif dan juga legislatif.
30 Maret 2009
//
Label:
ActualHolic
//
3
komentar
//
Sampai hari jumat 27/03/2009 jumlah korban tanggul situ gintung terus bertambah,para anggota keluarga yang kehilangan sanak saudaranya terus mencari kesana-kemari atas hilangnya anggota keluarganya,pemerintahpun menurunkan para aparat untuk ikut terjun dalam mengevakuasi para korban..berbagai bantuanpun terus berdatangan ,banyak didirikan posko2 guna untuk menampung para korban yang rumahnya terendam air.usat Informasi Ahmad Dahlan mencatat korban tewas akibat jebolnya tanggul di Situ Gintung, Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, mencapai 48 orang.
Korban tewas tersebut saat ini dievakuasi di STIE Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Jakarta, dan rumah sakit rujukan seperti Rumah Sakit Fatmawati.
Berdasarkan data Pusat Informasi Ahmad Dahlan, empat orang yang mengalami luka serius saat ini masih dirawat di rumah sakit rujukan. Sejak pagi tadi, sebanyak 73 orang dilaporkan hilang. Sebagian korban hilang ditemukan tewas.Tanggul Situ Gintung di Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, jebol pada Jumat (27/3) dini hari tadi. Penyebab jebolnya tanggul belum bisa dipastikan. Tapi diduga tanggul jebol akibat kapasitas air yang berlebih setelah hujan pada Kamis.
27 Maret 2009
//
Label:
ActualHolic
//
0
komentar
//
